Klungbot versi 4

Klungbot 4 dikembangkan dengan kilat dalam rangka mengikuti APICTA 2011. Bantuan besar datang dengan bergabungnya kang Asep Suhada, sebagai seniman angklung tulen. Dalam dua bulan, kang Asep memberi begitu banyak masukan sehingga klungbot 3 yang hanya bisa bermain lagu kelas “Cicak”, tahu-tahu bisa memainkan aransemen komplit “Winter Games” !

Berjuang di INAICTA 2012

INAICTA adalah ajang penghargaan tertinggi untuk karya-karya inovatif di bidang teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Ajang ini diselengarakan setiap tahun oleh Depkominfo, dan selalu ramai dengan karya-karya hacker Indonesia. Tahun ini pesertanya lebih dari 1400 tim dan makin banyak yang dari luar Jakarta, demikian kata web panitia. Perjuangan jadi juara makin berat saja, namun …

More

Penghargaan bagi Klungbot

Klungbot telah mendapat penghargaan sebagai berikut: Finalis Young National Award, LIPI Jakarta, November 2010, Judul karya: Klungbot. Juara I Unique Robot, Parahyangan Robotic Competition, Bandung, Juni 2011, Judul karya: Ceborg and the Klungbot Band. Juara I, Jabar IT Award 2011, dari Kominfo Jabar Masuk dalam daftar Indonesian 103 most prospective Innovations 2011, CBI – Kemenristek …

More

Klungbot Versi 3

Klungbot 3 adalah versi pertama yang sudah bisa bermain angklung dengan layak. Inovasi utama versi ini adalah penggunaan angklung nada murni guna menghemat jumlah angklung. Sementara itu, lengan mekanik penggerak robot dibuat dengan mesin CNC sehingga lebih presisi dan andal. Kemudian yang lebih penting, dikembangkanlah perangkat lunak dengan mesin musik berbasis doremi.

Klungbot (Angklung Robot)

Angklung adalah alat musik tradisionil Indonesia yang terbuat dari bambu. Suaranya khas, bergetar bagai jangkrik, sekaligus mengaung bagai buluh perindu. Sungguh tak ada alat musik lain di dunia yang dapat disetarakan.