Cicak Di Dinding

Lagu “Cicak” sangat disukai anak kecil, karena di syairnya ada bagian “hap” yang bisa teriak. Kalau dengan angklung, bagian “hap” itu harus dimainkan secara centok. Karena itulah lagu ini dipakai untuk menguji Klungbot.


Klungbot I sudah mampu memainkan teknik centok ini, seperti saat didemokan Karismanto di SMP N 14 Bandung, dalam liputan khusus TV-One.


Saat Klungbot III, motor maupun mikroprosesor diganti, dan kini ada programmer baru ikut terlibat, yakni mas Fariza Dian Prasetya. Tugas pertamanya adalah memrogram teknik kurulung maupun centok. Ini dia hasilnya setelah begadang semalaman:

Saking mantapnya hap tersebut, lagu dan video ini jadi contoh saat penjurian INAICTA 2011, sampai dikomentari oleh Bu Betty “Cicak lagi cicak lagi, cinta amat sama cicak”. He he he … mungkin lain kali diganti lagu Buaya darat 😉

Link:

Related posts:

Doremi 1 - Notasi Dasar
Bulan November 2011, Klungbot III baru saja menjadi winner INAICTA 2011, dan didapuk jadi ...
Suwe Ora Jamu
Suwe Ora Jamu adalah lagu daerah jawa yang diciptakan oleh R.C. Hardjosubroto. Lagu ini sa...
Klungbot Versi 3
Klungbot 3 adalah versi pertama yang sudah bisa bermain angklung dengan layak. Inovasi uta...
Que Sera Sera
Seorang anak khawatir akan masa depannya, namun ibunya menenangkan dengan berkata "Qu...
Kompas TV meliput Klungbot
Kompas TV baru saja berdiri, dan wakilnya di Bandung adalah STV, ketika mereka mengundang ...
Klungbot di IRO 2011
International Robotic Olimpiade ke-13 diadakan di Jakarta tanggal 15-18 Desember 2011. Klu...
Berjuang di INAICTA 2012
INAICTA adalah ajang penghargaan tertinggi untuk karya-karya inovatif di bidang teknologi ...
Song of Joy
Lagu "Song of Joy", karya Bethoven yang diaransemen oleh Kang Asep Suhada. Dimai...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


6 + = twelve