Fitur dan Fungsi Klungbot

Klungbot terdiri atas 3 sub sistem , yaitu:

  1. Seperangkat angklung akustik dari bambu yang digantung secara berjajar. Set angklung yang dipakai bisa disesuaikan, mulai dari angklung sarinade 1 oktaf (8 angklung), sarinade 1,5 oktaf (13 angklung), padaeng lengkap 2,5 oktaf (31 angklung), maupun pentatonis 3 oktaf (16 angklung). Secara khusus, klungbot disiapkan untuk set angklung nada murni 3 oktaf yang terdiri atas 36 buah angklung.
  2. Robot angklung, berupa mikroprosesor yang dilengkapi dengan motor dan lengan penggerak elektromekanis untuk menggoyang angklung. Setiap robot memiliki 12 lengan mekanis, sehingga untuk memegang 36 angklung, akan diperlukan 3 unit robot.
  3. Sebuah komputer (laptop atau desktop) yang dihubungkan ke semua robot melalui kabel USB. Pada komputer ini harus dijalankan sebuah perangkat lunak khusus berbasis Java yang menyediakan menu-menu untuk mengaransemen lagu, menata album lagu, mengkonfigurasi angklung, dan memainkan lagu ke angklung. Lagu akan tersimpan sebagai file.

Seorang seniman yang ingin memainkan musik dengan klungbot, harus mengkoneksikan sistem tersebut, kemudian menjalankan peangkat lunak pada komputer. Perangkat lunak akan menyediakan fitur-fitur sebagai berikut:

  1. Menu Aransemen lagu guna membantu seniman menulis aransemen lagu dengan notasi “doremi”. Notasi doremi memungkinkan penulisan partitur lagu dengan not angka (bukan not balok ataupun not huruf nada mutlak) yang lebih familiar dikalangan seniman tradisional. Lebih jauh lagi, not angka ini bisa merepresentasikan lagu dengan nada diatonis (sistem internasional) maupun pentatonis (sistem daerah Sunda, Jawa, dan Bali). Setelah ditulis, lagu bisa disimpan sebagai file teks biasa dengan ekstensi 123.
  2. Menu Tata album lagu, menyediakan fasilitas untuk membuat kumpulan lagu dari file doremi (*.123). Sebagai tambahan, klungbot juga mampu memainkan lagu dari file MIDI (*.mid) maupun file ABC (*.abc).
  3. Menu Konfigurasi, digunakan untuk menentukan koneksi USB ke robot, identifikasi robot, dan susunan angklung yang dipegang oleh masing-masing robot. Menu inilah yang memungkinkan fleksibilitas klungbot untuk memainkan berbagai set angklung, mulai dari sistem sarinade, padaeng, pentatonis hingga nada murni.
  4. Menu memainkan lagu, yang menyediakan antarmuka umum agar seniman dapat memainkan lagu-lagu dari suatu album secara otomatis. Saat lagu dimainkan, perangkat lunak komputer akan menerjemahkan lagu menjadi rangkaian perintah MIDI (MIDI sequence), yang langsung dikirimkan ke robot melalui komunikasi USB. Berdasar perintah tersebut, robot akan menghidupkan lengan mekanik tertentu sehingga angklung dengan nada yang sesuai akan bergetar mengeluarkan nada yang merdu. Robot dapat menghidupkan beberapa lengan secara simultan guna mengalunkan nada chord (beberapa nada harmonis dibunyikan bersamaan). Robot juga mampu menggerakkan lengan untuk memainkan angklung dengan teknik kurulung (getar) maupun centok(sentak).Dengan fitur-fitur tersebut, seorang seniman akan dapat membuat aransemen lagu untuk angklung yang kaya efek dan memainkannya secara otomatis.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


one × = 3