Wilujeng Sumping

Selamat datang ….

Situs ini didirikan sebagai tempat untuk berbagi ilmu dan kesenangan. Silahkan bahan yang ada boleh dibaca, dan dipakai untuk berkarya. Kemudian jangan lupa berbagi kembali.

Akhir tahun 2010, saya bersantai dengan keluarga, membaca artikel di wikipedia dengan agak keras “Javanese gamelans use two tuning systems: sléndro and pélog“. Tahu tahu anak saya tertawa, “Kok definisinya bahasa Inggriss ?”. Iya juga ya. Mengapa saya baca tentang gamelan di sumber berbahasa inggriss ? Ini kan budaya asli Indonesia. Mestinya saya cari di negeri sendiri. Namun informasi gamelan di wikipedia versi bahasa Indonesia ternyata lebih minimal. Bahkan setelah googling sana sini, dengan kecewa ternyata informasi gamelan dalam bahasa Indonesia masih belum banyak yang online. Bahkan mencari kata kunci “+java +gamelan”, yang didapat adalah pustaka bahasa pemrograman Java.

Saya teknokrat, bukan seniman. Rasanya ilmu dan umur saya tak akan cukup menggali dan mengulas budaya tradisional Indonesia nan adi luhung ini. Namun setelah membaca buku orang asing yang begitu lengkap, rasanya jadi malu. Mereka datang dari latar budaya berbeda, lalu satu dua tahun berbaur dengan seniman tradisionil yang tak bisa bahasa Inggriss, kemudian bisa menulis sebagus itu. Mengapa kita yang bangsa sendiri tidak bisa ?

 

 Kredit

  • Foto Aula Barat ITB adalah karya Eko Purnomo.

 

Leave a Reply