PPM ITB untuk Bale Angklung Bandung

Sebagai wujud penghormatan pada Pak Handiman, sang empu angklung, ITB  menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berjudul “Ruang dan Alat Stem untuk Produksi Angklung Handiman”.

Pak Handiman adalah empu angklung yang telah berkecimpung dalam pembuatan angklung sejak tahun 1960-an, belajar langsung dari Pak Setiamihardja dan Pak Daeng Soetigna. Saat ini, angklung buatan beliau terkenal sangat presisi nadanya, rapi, kuat, dan awet. Mengakui kepiawaian beliau, Keluarga Paduan Angklung ITB secara khusus selalu memesan angklung pada Pak Handiman, bahkan meminta angklung khusus seperti angklung semut dan angklung gajah. Demikian pula, Pak Handiman sudah membantu pembuatan angklung khusus untuk klungbot.

Bale Angklung Bandung

Saat ini Pak Handiman bersama 5 pengrajin setia-nya, makin mantap saja memproduksi angklung berkualitas tinggi. Proses pembuatan di lakukan di rumahnya, jalan Surapati 95 Bandung. Agar proses produksi lebih nyaman, ITB membantu:

  1. Merenovasi pagar dan kanopi agar tempat kerja lebih luas dan teduh.
  2. Merancangkan atap kanopi yang optimal untuk menjemur bambu.
  3. Melapis ruang stem agar lebih kedap suara, agar tidak terganggu bising dari jalan.
  4. Melengkapi mesin bor dengan dudukan, agar tiang rangka bisa dipasang dengan lurus.
  5. Memasang plank nama Bale Angklung Bandung
  6. Mendesain stiker baru untuk dipasang di angklung.

Stiker-Handiman-Bambu-3

Stiker “Angklung Padaeng Produksi Handiman” ini di-desain oleh Krisna Diastama, dan mengandung simbol-simbol :

  • Tulisan Handiman dengan font yang menyiratkan batang bambu, sebagai bahan dasar angklung.
  • Gambar angklung, di atas bukit kapur. Artinya bahwa angklung kualitas tinggi harus dibuat dari bahan bambu yang tumbuh di bukit gersang.
  • Latar belakang tabung angklung berwarna hijau, artinya bahwa kunci merdumya angklung ada pada tabung suara yang di-stem dengan baik.

Kegiatan renovasi ini adalah salah satu dari 75 paket PPM yang diadakan ITB pada tahun 2013. Semoga Pak Handiman dan rekan-rekan dapat menghasilkan angklung berkualitas yang lebih banyak lagi.

 

 

Related posts:

Rahasia Angklung Padaeng 1 - M...
Akhirnya setelah lewat 75 tahun, Pak Daeng Soetigna (alm) mendapat pengakuan resmi sebagai...
Penghargaan bagi Klungbot
Klungbot telah mendapat penghargaan sebagai berikut: Finalis Young National Award, LIP...
Klungbot di IRO 2011
International Robotic Olimpiade ke-13 diadakan di Jakarta tanggal 15-18 Desember 2011. Klu...
Pameran dan Momen Deg-degan di...
Well, setelah tim Berjuang di INAICTA 2012 pada tahap penjurian, kini saatnya tim klungbot...
Berita Satu di Galeri TF
Ada reporter cantik datang ke TF ITB. Lagi-lagi yang beruntung menemani adalah Alvin. Alvi...
Aransemen Angklung 2 - Bass
Dalam musik angklung, alat musik non bambu yang sering dipakai adalah bass betot. Suara ba...
Pagelaran Angklung KPA ITB 201...
Dalam rangka memperingati hari pengakuan UNESCO atas Angklung, KPA ITB mengadakan pagelara...
Pasar Seni ITB 2014
Pasar Seni adalah perhelatan 4 tahunan di kampus ITB yang boleh dikata paling heboh. Jalan...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× seven = 63