Que Sera Sera

Seorang anak khawatir akan masa depannya, namun ibunya menenangkan dengan berkata “Que Sera Sera”. Dalam bahasa Sunda “Kumaha engke” lah.

Lagu ini menjadi lagu pertama yang diaransemen dengan notasi doremi. Adalah kang Asep Suhada yang bersedia mencoba notasi baru tersebut, sekaligus memberi berbagai masukan seperti:

  • Banyak suara artinya banyak nada yang panjangnya bisa beda-beda (tadinya bisa banyak nada, tapi panjang harus sama)
  • Centok harus bisa dimainkan berbarengan dengan nada lain yang kurulung (tadinya centok semua, atau kurulung semua)
  • Kunci 1=G sampai 1=B itu lebih rendah daripada 1=C  (tadinya urut naik dari  1=C sampai 1=B)

Aransemen Que Sera Sera

Berikut ini videonya saat sedang boot camp di Inixindo Cipaganti Bandung, di tonton oleh Pak Didik dan rekan-rekan calon peserta APICTA 2011.

Link:
Que Sera Sera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *