Rahasia Angklung Padaeng 3 – Sarinande dan TK

Saking mudahnya, anak taman kanak-kanakpun bisa bermain angklung. Untuk mereka Pak Daeng Soetigna menciptakan angklung khusus yang diberi nama Sarinande.

Syahdan, Pak Daeng sudah pensiun sebagai pegawai negeri, sehingga seluruh waktunya dicurahkan untuk mengembangkan dan melatih angklung. Sampailah Pak Daeng diminta melatih murid-murid TK dan SD kelas 1-2. Untuk anak-anak kecil tersebut, Pak Daeng membuat angklung khusus yang:

  • Bentuknya lebih kecil dan bagian atasnya ditutup (pakai topi), agar aman.
  • Hanya dibuat 8 nada saja (do re mi fa so la si do’), karena lagu yang akan diajarkan juga yang sederhana.
  • Angklung diberi tanda dengan gambar binatang, agar mudah dikenali oleh anak.

Gambar binatang disesuaikan antara tinggi nada dengan letak hidup binatang tersebut. Jadi mulai dari nada terendah, gambar binatangnya adalah:

  • DO = ikan
  • RE = bebek
  • MI = ayam jago
  • FA = kucing
  • SOL = tikus
  • LA = capung
  • SI = burung
  • DO’ = elang

Jadilah saat melatih Pak Daeng akan membawa kertas dengan gambar tersebut, lalu mulai menunjuk-nunjuk:

tikus-tikus-jago-tikus-elang
tikus-jago-tikus-kucing-jago-bebek

Maka akan terdengarlah anak-anak memainkan lagu “Lihat Kebunku” nya Pak Kasur.

Nah, pada suatu kesempatan, anak-anak TK itu maju menunjukkan kebolehannya memainkan lagu “Sarinande“. Sejak itulah angklung anak-anak ini terkenal dengan nama angklung Sarinande.

Saat ini, jika anda ingin membeli unit angklung Sarinande, maka ada dua tipe yaitu:

  • Sarinande : terdiri dari 8 angklung, dari nada DO – DO tinggi.
  • Sarinande Plus: terdiri dari 13 angklung dari nada SOL rendah – MI tinggi.

Dengan bertambah pintarnya anak-anak TK, akhirnya angklung Sarinande tidak cukup lagi untuk memainkan lagu-lagu yang makin kaya. Akhirnya diputuskan membuat angklung yang dapat memainkan lagu-lagu dengan kunci F, G, dan C. Pemetaan nadanya jadi seperti demikian:

Nada Kunci F Kunci G Kunci C Gabungan
F3 DO FA 1
F#3 SI
G3 RE DO SOL 2
G#3
A3 MI RE LA 3
A#3 FA 4
B3 MI SI 5
C4 SOL FA DO 6
C#4
D4 LA SOL RE 7
D#4
E4 SI LA MI 8
F4 DO FA 9
F#4 SI 10
G4 RE DO SOL 11
G#4
A4 MI RE LA 12
A#4 FA 13
B4 MI SI 14
C5 SOL FA DO 15
C#5
D5 LA SOL RE 16
D#5
E5 SI LA MI 17
F5 DO FA 18

Nah, dengan akal penggabungan tersebut, bisa dirumuskan jumlah angklung yang minimal (hanya 18 buah) namun cukup lengkap untuk memainkan berbagai lagu. Konfigurasi ini kemudian sering disebut sebagai angklung TK.

Sampai di sini, bagaimana pendapat anda tentang inovasi Pak Daeng ?

 

Related posts:

Rahasia Angklung Padaeng 1 - M...
Akhirnya setelah lewat 75 tahun, Pak Daeng Soetigna (alm) mendapat pengakuan resmi sebagai...
Kajian Variasi Angklung
Dari survey yang lebih luas, terungkap bahwa secara umum angklung bervariasi atas sistem n...
Klungbot, Ancaman atau Pendoro...
Angklung adalah alat musik yang biasanya dimainkan oleh manusia beramai-ramai. Ketika munc...
Nada 2 - Angklung Melodi
Ketika Pak Daeng Soetigna menciptakan angklung diatonis, sekitar tahun 1930-an, bangsa Ind...
Hama Angklung
Angklung adalah alat musik yang semuanya terbuat dari bambu (plus sedikit pengikat dari ro...
Filosofi Angklung
Salah satu hal yang mengagumkan dari leluhur bangsa Indonesia adalah, mereka selalu punya ...
Angklung Toel
Biasanya, angklung harus dimainkan oleh sekelompok orang. Namun dengan angklung toel cipta...
Aransemen Angklung 2 - Bass
Dalam musik angklung, alat musik non bambu yang sering dipakai adalah bass betot. Suara ba...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


9 − = four