Tujuan Klungbot

Klungbot adalah karya yang berusaha memodernisasi angklung, suatu alat musik tradisionil kebanggaan Indonesia. Bukti-bukti sejarah menemukan bahwa angklung yang terbuat dari bambu telah digunakan sejak jaman Hindu untuk berbagai upacara adat maupun agama. Angklung tersebut umumnya berirama pentatonis (slendro atau pelog). Dengan masuknya budaya Barat, sekitar tahun 1930-an muncul angklung diatonis yang diciptakan oleh Daeng Sutisna, seorang guru di Kuningan Jawa Barat. Angklung inilah yang populer digunakan hingga saat ini, dan dikenal sebagai angklung padaeng. Untuk memainkan musik diatonis secara baik, angklung padaeng yang mencakup rentang nada 3 oktaf biasanya terdiri atas:

  • 31 angklung melodi.
  • 12 angklung akompanimen mayor (dominan septim).
  • 12 angklung akompanimen minor.

Bila dimainkan oleh manusia, dengan asumsi satu orang bisa memegang 3 angklung, maka suatu pagelaran angklung setidaknya memerlukan 19 orang, ditambah seorang dirigen. Karena itulah angklung disebut sebagai sebagai alat musik sosial yang membutuhkan kekompakan.

Meski demikian, jaman makin sibuk dan mengumpulkan banyak orang untuk bermain angklung bersama semakin sulit. Untuk itulah klungbot diciptakan dengan tujuan antara lain:

  • Mempermudah seorang seniman menyusun arensemen ensemble angklung, kemudian memainkannya sendiri, tanpa perlu melibatkan banyak orang.
  • Menyediakan musik angklung akustik (bukan rekaman elektronik) yang bisa memainkan berbagai lagu secara otomatis, sebagai hiburan tradisionil di berbagai tempat pariwisata (rumah makan, hotel, dll).
  • Mampu mengakomodasi berbagai sistem angklung yang sudah berkembang luas di kalangan seniman tradisionil, antara lain sistem angklung padaeng (diatonis lengkap), sarinade (diatonis nada mutlak saja), atau pentatonis.
  • Memungkinkan angklung akustik dimainkan bersama alat musik elektronik lain melalui MIDI (Musical Instrument Digital Interface).

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ six = 15